Cara Mudah Merawat Bayi Baru Lahir agar Tidak Salah Asuh

Seperti yang anda ketahui bahwa tahapan awal sebelum kehadiran buah hati adalah tahapan pre-natal dimana ibu mengandung selama 9 bulan. Pada tahap ini kesehatan ibu dan bayi harus terus dipantau melalui pemeriksaan rutin ke dokter kandungan. Bahkan jika ibu memiliki riwayat penyakit lainnya harus juga berkonsultasi dengan dokter spesialis.

Perlu anda ketahui khususnya para suami bahwa menjaga kesehatan istri semenjak mengandung hingga melahirkan merupakan hal yang sangat penting. Tujuannya untuk menjaga kondisi ibu agar mampu merawat bayi karena situasi tersebut nantinya membutuhkan tenaga ekstra dari sang ibu. Oleh karena itu perawatan kesehatan ibu dan bayi tidak boleh terlewatkan begitu saja.

Setelah ibu melahirkan bayinya, tentunya ada beberapa hal yang harus diketahui oleh ibu agar tepat merawat sang bayi yang baru lahir. Bagi sebagian ibu, terutama ibu yang baru memiliki anak merawat bayi yang baru lahir bisa menjadi sebuah momok yang menakutkan. Sehingga saat ini banyak tersedia kelas merawat bayi yang bisa ibu hamil ikuti.

Berikut beberapa tips dan trik sederhana yang bisa anda lakukan saat merawat bayi baru lahir :

Mahir menggendong bayi

Menggendong bayi baru lahir jika posisinya tidak tepat bisa berakibat kurang baik dimana bayi anda bisa terkilir atau bahkan badan ibu akan merasa pegal. Sehingga pastikan ketika sehabis lahiran mintalah bantuan kepada bidan untuk mengajari anda cara menggendong yang tepat.

Ketepatan posisi dalam menggendong bayi baru lahir menjadi kunci utama kesuksesan anda merawat bayi yang baru lahir. Sebab posisi menggendong nantinya juga akan dipergunakan untuk posisi pelekatan menyusui yang benar.