Tradisi Ramadhan yang Unik di Belahan Negara Lain

Kegiatan unik apa yang basa dilakukan di desa atau kampung kelahiran anda? Tahukah kamu negara lain juga memiliki tradisi unik di bulan ramadhan tersebut? Iya, Indonesia memang negara yang luas dengan keragaman yang luar biasa. Setiap wilayah memiliki tradisi ramadhan yang unik dan khas. Namun, ternyata negara lain juga memiliki cara tersendiri untuk merayakan bulan suci tersebut.

Cara unik untuk merayakan bulan ramadhan tersebut telah banyak dilakukan secara turun temurun sehingga menjadi tradisi khas yang tidak terlupakan. Namun, bagaimana bagi mereka yang tinggal di luar negeri? Dengan bahasa yang berbeda, makanan yang berbeda, dan wilayah yang berbeda tentu mereka memiliki cara unik yang menarik dalam menjalankan tradisi tersebut. Nah, berikut ulasannya.

1. Uni Emirat Arab dan nyanyian permen anak-anak
Uni Emirat Arab bukanlah nama asing ketika berbicara tentang ramadhan dan tradisi yang dilakukan oleh penduduk negara tersebut. Negara asal Timur Tengah ini memiliki tradisi unik untuk merayakan bulan suci ramadhan. Dengan melibatkan anak-anak, mereka akan dengan lucunya bernyanyi sekuat tenaga demi mendapatkan permen spesial untuk menyambut bulan ramadhan.

Tradisi yang sudah sering dilakukan oleh bangsa Uni Emirat Arab ini menarik untuk dilakukan karena melibatkan anak-anak yang merupakan simbol masa depan. Nah, kalau anda ingin melihat tradisi tersebut, tradisi ramadhan yang unik ini biasanya dilakukan di tanggal 15 di bulan sha’ban sebelum datangnya bulan ramadhan.

2. Maroko dan terompet untuk membangunkan sahur
Agar ibadah puasa di bulan ramadhan lebih sempurna, maka umat islam disarankan untuk melakukan makan sahur sebelum waktu subuh. Sehingga, orang berlomba agar bisa melakukan makan sahur tersebut dengan sebaik-baiknya. Nah, di Maroko, anda bisa temui tradisi yang cukup unik yang dilakukan oleh penduduk dalam upaya membangunkan orang-orang untuk makan sahur.

Iya, membangunkan orang sahur dengan meniup terompet. Yang lebih uniknya lagi, orang yang melakukan tugas mulia meniup terompet tersebut bukanlah orang yang sembarangan. Melainkan orang yang telah dipilih karena memiliki kejujuran dan rasa empati. Adapun orang yang bertugas untuk meniup terompet tersebut dinamakan nafar.

3. Libanon dan penembakan meriam tanda berbuka
Negara ketiga yang tidak kalah dalam merayakan bulan ramadhan adalah negara Libanon. Dan yang dari negara Libanon ini jauh lebih unik lagi, yaitu dengan menembakkan meriam. Bedanya, kalau meniup terompet di Maroko tadi adalah untuk membangunkan orang untuk sahur, sedangkan tradisi menembakkan meriam ini adalah untuk tanda masuknya waktu berbuka puasa.

Tepatnya pada tahun 1983, tradisi menembakkan meriam ini dihidupkan kembali oleh para tentara Libanon sebagai tradisi untuk meningatkan tanda waktu berbuka puasa tersebut. Karena, tradisi tersebut ternyata hampir punah pada tahun tersebut. Nah, di negara Libanon tersebut, tradisi ramadhan yang unik dengan menembakkan meriam di waktu berbuka tersebut dinamakan tradisi Midfa Al-Iftar.